Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 April 2010

Secret Code in the Bible - Kode Rahasia Dalam Kitab Suci

Secret Code in the Bible - Kode Rahasia Dalam Kitab Suci


Secret Code in the Bible Many people believe that in five Old Testament Hebrew secret code hidden scriptures. God by using the secret code recorded in the scriptures of major characters and events on earth will happen in the future. Of the famous scientist Sir Isaac Newton which is one who believes it. This is known based on the discovery of a stack of papers left by Isaac Newton when he retired from his post as head of the institute in 1696. Manuscript letters are millions of these, most are talking about the good theology ineffable, and Newton believed that the biblical prophecies about the hidden history of mankind. Toward the end of his life, Newton tried to find but have not succeeded. Less is more in the 1940s, a rabbi named HHD Weissmande from the provincial capital of Czech Republic to find, at the beginning of the first books of the Old Testament with the title "Genesis", when read by jumping every 50 letters, it will read the word "Torah" (Torah). In the next book, entitled "Exodus", by reading the same way to read the word "Torah", as well as subsequent books, "Leviticus", "Numbers" and "Deuteronomy". Findings H.H.D. Strongly Weissmande has shown a way to examine the secret code in the Scriptures. Moreover with the emergence of a more enabling computers to examine the secret code scripture further. Professor Eliyahu rips, a science expert from Hebrew University, Jerusalem, was one of the many groups known today, and rips a matter of developing a set of accurate science, run by a computer formula, meant to prove that the Old Testament is true written in cipher. However, no final breakthrough progress, and ultimately can not be concise and clearly prove the existence of a secret password that holy book. Later he met with an Israeli physicist named Doron Witxztum. He has completed form must be accurate count of the science that was developed rips on a computer formula. So to prove the existence of clear and concise scripture secret password to be enabled.
[Photo]Image I ( Gambar 1 )
To find the secret password, rips up all distances alphabet concrete spaces, change the Hebrew scriptures into a continuous string of letters, the length script was a total 304,805 units. Indeed the five books of Moses returns to the original form (the original) as claimed by the all-wise. And according to legend, that the scripture which Moses received from God is "all letters connect to each other, none of the gap". Computer search for names, individual letters and a few phrases in a series of letters by way of jumping. Starting from the first alphabet in the Bible, looking for every possible arrangement of a stepping-through the jump to 1, 2, and 3 alphabet, and according to the order to jump into the thousands of letters, and try to see what the letter could be read; then, starting again of the alphabet both in the Scriptures, and so on in sequence, until the last alphabet of those scriptures. The computer managed to find a name, day, and a place that is always key to sustainable meetings: Rabin, Amir, Tel Aviv, and in Rabin was killed, all in a holy book in the same place. With two ways to record your computer combined with the letter-the letter how the distance between words in a word that appears at the same time, if the search range springboard shortest individual letters. Rips make the Persian Gulf war as an example, explaining how the computer operations. "We want the computer to find Saddam," he said. "Then the new search-related letters, try to see if they can come together under an appropriate way. And the results we found, Scuds missiles with Russian-made missiles, the date of starting the war and Saddam's name written together. "
[Photo]Image 2 ( Gambar 2 )
These words forming each puzzle letters or words. As a result, said that coupled intersect each other, and show-related news. For example, the name of Bill Clinton with the word / letter president crisscrossed into one; landed on the moon by space shuttle and Apollo 11, Hitler and the Nazis, and so do the words or letters in the Kennedy and Dallas. Through the experiment repeated, the puzzle of this kind of letter can only be found in scripture, and can not be found in books like "War and Peace" as well as other types, or on a variety of experiments with artificial computer programs. And this causes a large number of people believe that the scriptures hidden in a secret code, many events of human history that ever happened during the years 1000-2000 and events that will happen later. The most famous prediction derived from the scriptures cipher is a book "The password Secret Scripture" written by Michael Drosnin, she worked as a journalist for the Daily and the Wall Street of the famous Washington Post. He writes, "On 1 September 1994, I flew to Israel, to Jerusalem to meet the poet Chaim Guri, which is close friend of Prime Minister Yitzak Rabin. I handed him a letter, which he immediately handed to Prime Minister Rabin. "" There are Israeli mathematician has discovered a secret code hidden in the Scriptures, revealing the intricacies of large events for thousands of years after the Bible became a book. "So I write the contents of the letter.



Kode Rahasia Dalam Kitab Suci

Kode Rahasia Dalam Kitab Suci
Banyak orang yang percaya bahwa dalam lima Kitab Perjanjian Lama bahasa Ibrani tersembunyi kode rahasia kitab suci. Tuhan dengan menggunakan kode rahasia mencatat dalam kitab suci tentang tokoh dan peristiwa besar di bumi yang akan terjadi pada masa yang akan datang.
Ilmuwan besar yang terkenal yakni Sir Isaac Newton adalah salah satu yang mempercayai itu. Hal ini diketahui berdasarkan penemuan setumpuk kertas kerja yang ditinggalkan Isaac Newton ketika ia pensiun dari jabatannya sebagai kepala institut pada 1696.
Manuskrip yang hurufnya jutaan ini, sebagian besar adalah membahas tentang teologi yang bagusnya tak terlukiskan, dan Newton percaya bahwa di dalam kitab suci tersembunyi ramalan tentang sejarah manusia. Menjelang akhir hidupnya, Newton berusaha mencarinya namun belum berhasil.
Kurang lebih pada 1940-an, seorang rabi bernama H.H.D. Weissmande dari ibukota Provinsi Ceko menemukan, di awal kitab pertama Perjanjian Lama dengan judul “Kejadian”, jika membaca dengan cara meloncat setiap 50 huruf, maka akan terbaca kata “Torah” (Taurat). Pada kitab selanjutnya yang berjudul “Keluaran”, dengan cara membaca yang sama akan terbaca kata “Torah”, begitu juga dengan kitab-kitab berikutnya, “Imamat”, “Bilangan” dan “Ulangan”. Temuan H.H.D. Weissmande secara kuat telah menunjukkan sebuah jalan untuk meneliti kode rahasia dalam kitab suci. Terlebih lagi dengan munculnya komputer yang lebih memungkinkan untuk meneliti kode rahasia kitab suci lebih jauh.
Profesor Eliyahu Rips, ahli ilmu pasti dari Universitas Ibrani, Jerusalem, adalah salah satu ahli dari sekian banyak kelompok terkenal saat ini, dan Rips mengembangkan seperangkat bentuk hitungan ilmu pasti yang akurat, dijalankan dengan formula komputer, artinya bisa membuktikan bahwa Kitab Perjanjian Lama memang benar ditulis dengan sandi rahasia. Namun, terobosan terakhirnya tidak mencapai kemajuan, dan akhirnya tidak bisa secara ringkas dan jelas membuktikan eksistensi sandi rahasia kitab suci tersebut. Belakangan ia bertemu dengan seorang fisikawan Israel bernama Doron Witxztum. Ia telah merampungkan bentuk hitungan ilmu pasti akurat yang dikembangkan Rips pada formula komputer. Sehingga untuk membuktikan secara ringkas dan jelas eksistensi sandi rahasia kitab suci menjadi memungkinkan.
Kode Rahasia Dalam Kitab Suci
Banyak orang yang percaya bahwa dalam lima Kitab Perjanjian Lama bahasa Ibrani tersembunyi kode rahasia kitab suci. Tuhan dengan menggunakan kode rahasia mencatat dalam kitab suci tentang tokoh dan peristiwa besar di bumi yang akan terjadi pada masa yang akan datang.
Ilmuwan besar yang terkenal yakni Sir Isaac Newton adalah salah satu yang mempercayai itu. Hal ini diketahui berdasarkan penemuan setumpuk kertas kerja yang ditinggalkan Isaac Newton ketika ia pensiun dari jabatannya sebagai kepala institut pada 1696.
Manuskrip yang hurufnya jutaan ini, sebagian besar adalah membahas tentang teologi yang bagusnya tak terlukiskan, dan Newton percaya bahwa di dalam kitab suci tersembunyi ramalan tentang sejarah manusia. Menjelang akhir hidupnya, Newton berusaha mencarinya namun belum berhasil.
Kurang lebih pada 1940-an, seorang rabi bernama H.H.D. Weissmande dari ibukota Provinsi Ceko menemukan, di awal kitab pertama Perjanjian Lama dengan judul “Kejadian”, jika membaca dengan cara meloncat setiap 50 huruf, maka akan terbaca kata “Torah” (Taurat). Pada kitab selanjutnya yang berjudul “Keluaran”, dengan cara membaca yang sama akan terbaca kata “Torah”, begitu juga dengan kitab-kitab berikutnya, “Imamat”, “Bilangan” dan “Ulangan”. Temuan H.H.D. Weissmande secara kuat telah menunjukkan sebuah jalan untuk meneliti kode rahasia dalam kitab suci. Terlebih lagi dengan munculnya komputer yang lebih memungkinkan untuk meneliti kode rahasia kitab suci lebih jauh.
Profesor Eliyahu Rips, ahli ilmu pasti dari Universitas Ibrani, Jerusalem, adalah salah satu ahli dari sekian banyak kelompok terkenal saat ini, dan Rips mengembangkan seperangkat bentuk hitungan ilmu pasti yang akurat, dijalankan dengan formula komputer, artinya bisa membuktikan bahwa Kitab Perjanjian Lama memang benar ditulis dengan sandi rahasia. Namun, terobosan terakhirnya tidak mencapai kemajuan, dan akhirnya tidak bisa secara ringkas dan jelas membuktikan eksistensi sandi rahasia kitab suci tersebut. Belakangan ia bertemu dengan seorang fisikawan Israel bernama Doron Witxztum. Ia telah merampungkan bentuk hitungan ilmu pasti akurat yang dikembangkan Rips pada formula komputer. Sehingga untuk membuktikan secara ringkas dan jelas eksistensi sandi rahasia kitab suci menjadi memungkinkan.

Untuk menemukan sandi rahasia tersebut, Rips menghilangkan semua jarak spasi alfabet yang konkret, mengubah kitab suci berbahasa Ibrani menjadi sebuah untaian huruf yang berkesinambungan, panjang total aksaranya adalah 304.805 buah. Sesungguhnya adalah mengembalikan lima kitab Musa ke bentuk semula (asli) seperti yang dikatakan oleh orang mahabijaksana. Dan menurut legenda, bahwa kitab suci yang diterima Musa dari Tuhan adalah “setiap huruf saling menyambung, tidak ada satu pun yang terputus”.
Komputer mencari nama, huruf individual dan beberapa frase pada rangkaian huruf dengan cara meloncat. Dimulai dari sebuah abjad pertama dalam kitab suci, mencari setiap susunan loncatan yang memungkinkan –melalui loncatan ke-1, 2, dan 3 abjad, dan menurut susunan hingga meloncat ke ribuan abjad, dan mencoba melihat huruf apa yang bisa terbaca; kemudian, dimulai lagi dari abjad kedua dalam kitab suci, demikian seterusnya secara berurutan, hingga pada abjad yang terakhir dari kitab suci tersebut. Komputer berhasil menemukan nama, hari, dan nama tempat yang merupakan kunci utama selalu berkesinambungan secara rapat: Rabin, Amir, Tel Aviv, dan tahun Rabin terbunuh, semuanya berada dalam kitab suci di sebuah tempat yang sama.
Dengan dua macam cara komputer merekam gabungan antara huruf dengan huruf –bagaimana jarak antara kata dengan kata yang muncul secara bersamaan, apakah pencarian jarak loncatan huruf individual paling pendek. Rips menjadikan perang Teluk Persia sebagai contoh, menerangkan cara operasional komputer. “Kami ingin komputer mencari Saddam,” ujarnya. “Kemudian baru mencari huruf terkait, coba melihat apakah mereka bisa muncul secara bersamaan menurut cara yang tepat. Dan hasilnya kami mendapati, rudal Scud dengan rudal buatan Rusia, tanggal dimulai perang dan nama Saddam tertulis bersama.”
Kata-kata ini masing-masing membentuk teka-teki huruf atau kata. Akibatnya, kata yang berangkaian saling silang-menyilang, dan memperlihatkan berita terkait. Misalnya, nama Bill Clinton dengan kata/huruf presiden silang-menyilang menjadi satu; mendarat di bulan dengan pesawat ulang-alik dan Apollo 11, Hitler dan Nazi, dan demikian juga dengan kata atau huruf Kennedy dan Dallas.
Melalui percobaan yang berulang-ulang, teka-teki huruf semacam ini hanya bisa ditemukan dalam kitab suci, dan tidak bisa ditemukan pada buku seperti “Perang dan Damai” maupun jenis lainnya, atau pada berbagai macam percobaan melalui program komputer buatan. Dan ini menyebabkan sejumlah besar orang percaya bahwa dalam kitab suci tersembunyi suatu sandi rahasia –banyak peristiwa sejarah manusia yang pernah terjadi selama 1.000-2.000 tahun dan peristiwa yang akan terjadi kelak.
Ramalan paling terkenal yang didapat dari sandi rahasia kitab suci adalah sebuah buku “Sandi Rahasia Kitab Suci” yang ditulis oleh Michael Drosnin, ia pernah bekerja sebagai wartawan Wall Street Daily dan Washington Post yang terkenal. Ia menulis, “Tanggal 1 September 1994, saya terbang menuju Israel, ke Jerusalem menemui penyair Chaim Guri yang merupakan sahabat karib Perdana Menteri Yitzak Rabin. Saya menyerahkan padanya sepucuk surat, yang segera ia serahkan pada Perdana Menteri Rabin.” “Ada ahli ilmu pasti Israel telah menemukan sandi rahasia yang tersembunyi dalam kitab suci, menyingkap seluk-beluk peristiwa besar selama ribuan tahun setelah kitab suci menjadi sebuah buku.” Demikian isi yang saya tulis dalam surat.  Lihat pada gambar 1 diatas Untuk menemukan sandi rahasia tersebut, Rips menghilangkan semua jarak spasi alfabet yang konkret, mengubah kitab suci berbahasa Ibrani menjadi sebuah untaian huruf yang berkesinambungan, panjang total aksaranya adalah 304.805 buah. Sesungguhnya adalah mengembalikan lima kitab Musa ke bentuk semula (asli) seperti yang dikatakan oleh orang mahabijaksana. Dan menurut legenda, bahwa kitab suci yang diterima Musa dari Tuhan adalah “setiap huruf saling menyambung, tidak ada satu pun yang terputus”.
Komputer mencari nama, huruf individual dan beberapa frase pada rangkaian huruf dengan cara meloncat. Dimulai dari sebuah abjad pertama dalam kitab suci, mencari setiap susunan loncatan yang memungkinkan –melalui loncatan ke-1, 2, dan 3 abjad, dan menurut susunan hingga meloncat ke ribuan abjad, dan mencoba melihat huruf apa yang bisa terbaca; kemudian, dimulai lagi dari abjad kedua dalam kitab suci, demikian seterusnya secara berurutan, hingga pada abjad yang terakhir dari kitab suci tersebut. Komputer berhasil menemukan nama, hari, dan nama tempat yang merupakan kunci utama selalu berkesinambungan secara rapat: Rabin, Amir, Tel Aviv, dan tahun Rabin terbunuh, semuanya berada dalam kitab suci di sebuah tempat yang sama.
Dengan dua macam cara komputer merekam gabungan antara huruf dengan huruf –bagaimana jarak antara kata dengan kata yang muncul secara bersamaan, apakah pencarian jarak loncatan huruf individual paling pendek. Rips menjadikan perang Teluk Persia sebagai contoh, menerangkan cara operasional komputer. “Kami ingin komputer mencari Saddam,” ujarnya. “Kemudian baru mencari huruf terkait, coba melihat apakah mereka bisa muncul secara bersamaan menurut cara yang tepat. Dan hasilnya kami mendapati, rudal Scud dengan rudal buatan Rusia, tanggal dimulai perang dan nama Saddam tertulis bersama.”  ( Lihat gambar 2 diatas )

Kata-kata ini masing-masing membentuk teka-teki huruf atau kata. Akibatnya, kata yang berangkaian saling silang-menyilang, dan memperlihatkan berita terkait. Misalnya, nama Bill Clinton dengan kata/huruf presiden silang-menyilang menjadi satu; mendarat di bulan dengan pesawat ulang-alik dan Apollo 11, Hitler dan Nazi, dan demikian juga dengan kata atau huruf Kennedy dan Dallas.
Melalui percobaan yang berulang-ulang, teka-teki huruf semacam ini hanya bisa ditemukan dalam kitab suci, dan tidak bisa ditemukan pada buku seperti “Perang dan Damai” maupun jenis lainnya, atau pada berbagai macam percobaan melalui program komputer buatan. Dan ini menyebabkan sejumlah besar orang percaya bahwa dalam kitab suci tersembunyi suatu sandi rahasia –banyak peristiwa sejarah manusia yang pernah terjadi selama 1.000-2.000 tahun dan peristiwa yang akan terjadi kelak.
Ramalan paling terkenal yang didapat dari sandi rahasia kitab suci adalah sebuah buku “Sandi Rahasia Kitab Suci” yang ditulis oleh Michael Drosnin, ia pernah bekerja sebagai wartawan Wall Street Daily dan Washington Post yang terkenal. Ia menulis, “Tanggal 1 September 1994, saya terbang menuju Israel, ke Jerusalem menemui penyair Chaim Guri yang merupakan sahabat karib Perdana Menteri Yitzak Rabin. Saya menyerahkan padanya sepucuk surat, yang segera ia serahkan pada Perdana Menteri Rabin.” “Ada ahli ilmu pasti Israel telah menemukan sandi rahasia yang tersembunyi dalam kitab suci, menyingkap seluk-beluk peristiwa besar selama ribuan tahun setelah kitab suci menjadi sebuah buku.” Demikian isi yang saya tulis dalam surat.

Jumat, 12 Maret 2010

Rajab Bulan Allah



Rejab digelar bulan Allah. Dikatakan begitu kerana ia adalah satu bulan yang mulia di mana Allah telah bermurah hati mengampunkan dosa-dosa hamba-hambaNya, mengangkatkan darjat mereka serta melipatgandakan pahala mereka yang melakukan amal ibadat dalam bulan ini. Sekiranya dalam bulan-bulan biasa, satu kebajikan dibalas dengan 10, tetapi dalam bulan Rejab setiap kebajikan dibalas dengan 70. Dalam bulan ini juga Allah telah menjalankan Nabi Muhammad s.a.w. dalam peristiwa Isra' dan Mi'raj iaitu dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjid Aqsa dan dari sana pula dibawa ke Sidratul Muntaha, untuk menerima kewajiban solat 5 waktu sehari semalam.

    Setiap kali kedatangan bulan Rejab, seorang abidah (waniita yang kuat beribadat) mewiridkan bacaan 'Qulhuwallahu Ahad' sebanyak 11 kali selepas solat Subuh. Ini dilakukannya setiap hari sepanjang Rejab pada tiap-tiap tahun. Usaha ini dilakukannya sebagai tanda memuliakan Bulan Rejab. Selain itu, wanita ini akan memakai pakaian yang kasar menggantikan pakaian biasa yang dipakainya pada bulan-bulan lain.

    Suatu hari, dia jatuh sakit. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, wanita itu sempat berwasiat kepada anak-anaknya jika dia mati kafankannya dengan kain kasar yang dipakainya. Dalam keadaan yang tenang, wanita itu menghembuskan nafasnya yang akhir. Semasa mengkafankan jenazah ibunya, anak-anaknya terasa aib untuk menggunakan kain kapan yang sudah uzur dan lusuh, lalu menggantikannya dengan kain kafan yang baru.

    Pada malam itu, anaknya bermimpi berjumpa ibunya. Ibunya bertanya mengapa mereka tidak mematuhi wasiatnya. Perbuatan mengkafannya dengan kain baik menyebabkan ibunya tidak meredhai mereka. Sebaik saja anaknya terjaga, dia berasa amat sedih dan menyesal atas perbuatannya. Dia segera ke kubur pada malam itu juga lalu menggali kubur ibunya untuk menggantikan dengan kain kafan yang lusuh. Alangkah terperanjatnya apabila mendapati mayat ibunya tidak ada di situ.

    Anaknya berasa amat hairan. Tiba-tiba kedengaran satu suara 'Hai anak! Tidakkah kau tahu bahawa orang yang memuliakan bulan Rejab tidak akan bersendirian di dalam kubur.' Mendengar suara itu, anaknya segera faham. Dia pun menimbus semula kubur yang digalinya lalu beredar dari situ. Wallahu 'Alam. 

Moral & Iktibar
  • Barang siapa yang memuliakan bulan Rejab akan dimuliakan Allah.
  • Allah lebih suka melihat hambaNya yang beramal sedikit tetapi berkekalan daripada mereka yang beramal banyak tetapi tidak kekal.
  • Kita hendaklah mencari keredhaan ibu kerana keredhaan Allah bergantung pada keredhaannya.
  • Syurga di bawah tapak kaki ibu. Dalam kata-kata lain salah satu syarat untuk memasuki syurga ialah mentaati kedua ibu bapa.
  • Anak yang taat akan segera meminta keampunan daripada ibubapa jika dia melakukan kesalahan.
  • Orang yang memuliakan bulan Rejab akan dimasukkan ke dalam syurga.
  • Liang lahad (tanah perkuburan) menjadi pintu syurga bagi mereka yang beramal soleh. Sebaliknya akan bertukar menjadi pintu neraka bagi mereka yang kufur dengan Allah.
  • Liang lahad menjadi amat luas dipenuhi dengan taman syurga untuk mereka yang taat kepada Allah dan RasulNya.
  • Liang lahad juga menjadi amat sempit dengan dipenuhi dengan ular dan kala jengking yang sentiasa menyeksa mayat yang kufur dan sentiasa membuat maksiat di dunia ini.
  • Kejadian ini berlaku adalah kerana Allah hendak membukakan rahsia balasan Allah kepada orang yang memuliakan bulan Rejab.
  • Setiap sesuatu yang berlaku di dunia ini tidak berlaku secara sia-sia. Bahkan ada sesuatu yang tersirat di sebaliknya. Inilah yang perlu kita fikirkan untuk diambil iktibar.
  • Amal ibadat semasa hidup menjadi teman sejati semasa di kubur. Harta kekayaan yang dikumpul semasa di dunia belum tentu menjamin kebahagiaan di akhirat.

SEPULUH CIRI ORANG BERPKIR POSITIF

SEPULUH CIRI ORANG BERPKIR POSITIF  


1. MELIHAT MASALAH SEBAGAI TANTANGAN
Bandingkan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat maka dia akan berpikir  hidupnya adalah menjadi orang yang paling sengsara di dunia.

2.  MENIKMATI HIDUP
Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati.

3. PIKIRAN TERBUKA UNTUK MENERIMA SARAN DAN IDE
Pikiran terbuka membutuhkan kebesaran hati dan tentu kesabaran. karena dengan begitu, akan ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu menjadi lebih baik.

4. MENGHILANGKAN PIKIRAN NEGATIF SEGERA SETELAH PIKIRAN ITU TERLINTAS DI BENAK
Suatu kendala yang sebetulnya bisa diatasi dengan kepala dingin jika sudah dilandasi dengan pikiran negatif ternyata hanya akan menimbulkan masalah baru.

5. MENSYUKURI APA YANG DIMILIKI
Hindari berkeluh kesah tentang apapun yang tidak dimiliki karena justru akan menjadi beban. sebaliknya jadikan hal itu sebagai motivasi untuk meraih hidup yang diharapkan.

6. TIDAK MENDENGAR GOSIP YANG TAK MENENTU
Sudah pasti gosip erat sekali dengan berpikir negatif. karena itu sebisa mungkin jauhi gosip-gosip yang tak jelas asalnya.

7. TIDAK MEMBUAT ALASAN TETAPI AMBIL TINDAKAN
NATO ( No Action, Talk Only ) itu adalah ciri khas orang berpikir negatif. maka ambilah tindakan dan buktikan bahwa anda bisa mengatasi masalah sebagai orang yang berpikir positif.

8. MENGGUNAKAN BAHASA YANG POSITIF
Saat kita berkomunikasi dengan orang lain gunakan kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme sehingga dapat memberikan semangat terhadap lawan bicara kita.

9. MENGGUNAKAN BAHASA TUBUH YANG POSITIF
Diantara bahasa tubuh yang lain senyum merupakan wujud dari berpikir positif karena akan menimbulkan kesan bersahabat dan akan menjadi lebih akrab dengan suasana.

10. PEDULI PADA CITRA DIRI
Itu sebabnya, mereka berusah tampil baik bukan hanya di luar tetapi juga di dalam.
Itulah sepuluh tanda orang berpikir positif semoga artikel diatas bermanfaat untuk anda. jadilah orang yang berpikir positif dalam menyelesaikan masalah sehingga kita tidak akan terbebani dengan hidup ini.
 

Jumat, 05 Maret 2010

Pamali atau Pantangan

Pamali atau Pantangan  (Versi Indonesia) 
 


Pamali atau pantangan adalah hal-hal yang sering kita dengar dari orang tua kita atau kakek/nenek kita. Pantangan tersebut tentunya berawal dari banyaknya kasus yang terjadi karena melanggar pantangan tersebut meski segala sesuatunya adalah bersandarkan atas kehendak Tuhan. Percaya atau tidak… terserah bagaimana anda menyikapinya.

Berpindah tempat pada waktu makan
Janganlah berpindah tempat pada waktu makan, karena kelak berakibat akan mendapat ibu tiri. Terkecuali pindah pada posisi yang lebih bagus misalnya semula makannya dilantai, kemudian pindah kemeja makan yang semestinya, kalau itu yang dilakukan kelak akan cepat mendapat pekerjaan yang lebih baik.

Berselimut dengan tikar
Janganlah anda berselimut dengan tikar karena kelak anda akan digulung oleh ombak jika mandi di laut.

Berteriak-teriak mengucapkan kata-kata kotor dalam hutan.
Janganlah anda berteriak-teriak berkata-kata kotor pada saat berada di dalam hutan, karena anda tak lama lagi akan dimasuki roh halus jahat yang menguasai diri anda (kesurupan).

Berfoto bersama dalam jumlah ganjil
Janganlah berfoto dalam jumlah ganjil karena salah satu dari yang difoto akan cepat meninggal. Biasanya yang ditengah.

Bangun Tidur terlalu siang
Jika anda bangun tidur terlalu siang hingga matahari hampir berdiri, akan berakibat segala bentuk rezeki yang akan datang akan selalu menjauh kembali.

Bersin sewaktu akan bepergian
Anda tidak dapat langsung berpergian baik menggunakan kendaraan atau tidak setelah bersin.Paling tidak anda menunggu beberapa menit setelah bersin lalu boleh pergi, karena kalau anda bersin langsung pergi anda akan celaka diperjalanan.

Berlama-lama dikamar mandi
Janganlah anda berlama-lama dikamar mandi karena akan terlihat lebih tua dari usia anda sebenarnya.

Duduk dipintu
Anda dilarang duduk tepat didepan pintu, karena khawatirkan ada makhluk lewat yang melewati pintu tersebut dan anda akan jatuh sakit.

Gadis keramas dihari Sabtu
Jika anda seorang gadis, janganlah anda keramas pada hari Sabtu, karena berakibat anda akan mempunyai suami penyiksa

Kebiasaan bersedih pada waktu hamil
Janganlah selalu bersedih pada waktu hamil, karena kelak akan mendapatkan anak yang cengeng.

Kebiasaan duduk di tengah pintu waktu turun hujan lebat
Janganlah anda duduk ditengah pintu waktu turun hujan lebat karena suatu ketika anda dapat tersambar petir (yang sebenarnya petir tersebut, konon, mengincar setan).

Kebiasaan makan asinan di malam hari
Janganlah anda terbiasa makan asinan di malam hari, karena akan selalu tertimpa keresahan hati, jika ia seorang yang belum menikah akan sulit jodoh, dan jika sudah menikah ia akan sering bertengkar.

Kebiasaan mengetuk ujung rokok yang akan disulut kebenda keras
Janganlah melakukan Kebiasaan mengetuk ujung rokok yang akan disulut kebenda keras, karena kelak akan selalu mengalami kekecewaan karena gagal dalam karir dan rumah tangga.

Kebiasaan menggigit bibir sebelah bawah
Janganlah anda selalu menggigit bibir sebelah bawah, karena kelak anda akan bernasib buruk dan rezeki seret.

Kebiasaan menggigit bibir sebelah atas
Janganlah menggigit bibir sebelah atas karena akan selalu banyak hutang dalam hidup

Kebiasaan menggigit kuku
Janganlah sering menggigit kuku, karena akan mengundang nasib buruk dan pembawaan sering gugup juga akan menderita batin.

Kebiasaan memutir rambut
Janganlah anda memutir-mutir rambut karena kelak anda akan menjadi bahan gunjingan orang dan menjadi korban fitnah.

Kebiasaan pura-pura menangis
Janganlah berpura-pura menangis karena akan berakibat orang tua akan menerima musibah.

Kebiasaan bersiul diwaktu malam
Janganlah anda selalu bersiul diwaktu karena disaat anda tidur dimalam itu dan akan mendengar siulan yang berasal dari luar kamar anda itu adalah ulah dari makhluk halus yang merasa terganggu dengan siulan anda dan membalasnya.

Kebiasaan bersiul didalam rumah
Janganlah anda selalu bersiul didalam rumah, karena akan mengundang makhluk halus yang akan berbuat jahat.

Kebiasaan memberi saputangan kepada kekasih
Janganlah mempunyai kebiasaan memberi saputangan kepada kekasih karena kan berakibat perpisahan tiada sebab.

Kebiasaan membuang nasi sisa makan, karena masih kenyang
Janganlah selalu membuang nasi sisa makan, karena masih kenyang bermakna kelak selama satu tahun akan mengalami bentrokan keluarga yang beruntun.

Kebiasaan makan pakai mangkuk
Janganlah anda selalu suka makan pakai mangkuk, karena akan sering ditinggal pergi saudara.

Kebiasaan mengusap muka/wajah dengan baju
Janganlah selalu mengusap muka/wajah dengan baju karena akan selalu dibenci orang dan susah rezeki.

Kebiasaan memakai baju sambil berjalan
Janganlah suka, sering memakai baju sambil berjalan, karena akan berakibat cita-cita tidak akan terlaksana.

Kebiasaan menyiksa anak perempuan
Janganlah anda memukul atau menyiksa anak, adik, saudara perempuan karena kelak jika ia sudah menikah ia akan selalu disakiti dan disiksa oleh suaminya.

Kebiasaan bernyanyi atau besiul pada waktu sedang makan
Janganlah anda selalu bersiul bila sendang makan karena anda akan mengalami kegagalan dalam usaha.

Kebiasaan memukul anak wanita pada pantat (bokong)
Janganlah anda selalu memukul anak wanita pada pantat (bokong), karena kelak anak tersebut akan menjadi hyper sex, dan bila sudah berumah tangga akan selalu ribut dengan suaminya.

Kebiasaan mencabuti bulu alis mata
Janganlah suka mecabuti alis mata (khususnya wanita) karena akan menyebabkan ketidak nyamanan pada saat berhubungan intim.

Kebiasaan memeluk kepala dengan kedua tangan
Janganlah anda melakukan kebiasaan memeluk kepala dengan kedua tangan karena akan menjadikan diri anda kehilangan akal dan pikiran menjadi buntu, meneketehe dan dungu.

Kebiasaan memeluk lutut sambil berjongkok
Janganlah terbiasa memeluk lutut sambil berjongkok, karena akan berakibat selalu meneketehe pada saat menghadapi masalah dan putus asa.

Memotong Kuku menurut hari
Janganlah memotong kuku pada hari Minggu, karena akan mendapat bencana, demikian juga pada hari Senin, karena akan ada orang yang dengki atau irihati, selain itu hari Sabtu juga termasuk hari yang kurang baik untuk memotong kuku karena akan mendatangkan halangan atau rintangan bagi anda. Disarankan untuk memotong kuku pada hari Selasa karena akan disukai orang banyak. Hari Rabu juga termasuk hari baik karena akan membawa keselamatan dan perlindungan dari Tuhan. Hari baik yang disarankan adalah hari Kamis anda akan mendapat rezeki. Terakhir hari yang disarankan membawa kebaikan adalah hari Jum’at karena akan membuat anda disukai dan dicintai orang.

Mengangkat kaki
saat bertiduran (tengkurap)/melakukan kaki keatas keduanya atau satu saja, bertanda bahwa anda menginginkan menginginkan sesuatu yang buruk terjadi pada ibu anda.

Membuka payung
Anda dilarang membuka payung didalam rumah, karena akan terjadi sesuatu yang buruk dikeluarga anda.

Menggunting kuku malam hari
Janganlah anda menggunting kuku pada mari, karena akan membuat usia anda lebih singkat.

Menyapu di malam hari
Janganlah anda menyapu dimalam hari karena akan sulit untuk mencari rezeki.

Menjahit kancing baju ketika baju masih dipakai
Janganlah menjahit kancing baju ketika ketika baju masih dipakai karena akan menderita penyakit yang parah dan selalu gagal dalam usaha selama 1 bulan.

Menyisir rambut sambil berjalan
Janganlah adan menyisir rambut sambil berjalan, karena anda akan mendapat malu di depan umum.

Mandi disiang hari bolong
Janganlah mandi disiang hari bolong, karena berakibat anda akan cepat tua.

Makan nasi menggunakan piring kecil
Janganlah anda Makan nasi menggunakan piring kecil, karena akan berakibat selama hidup akan tersisih dari keluarga.

Makan disudut meja
Janganlah anda makan disudut meja, karena akan berakibat kelak anda akan dimusuhi mertua dan perkimpoiannya akan hancur.

Makan otak binatang
Janganlah anda memakan otak binatang khususnya untuk anak kecil, karena akan menimbulkan uban sebelum waktunya.

Makan dicobek atau lumpang
Janganlah anda makan dicobek atau lumpang, karena akan berakibat kelak anda akan dimusuhi mertua tanpa sebab.

Makan didaun yang dilipat
Janganlah Makan didaun yang dilipat, karena akan berakibat kelak kehidupan keluarga anda tidak akan harmonis.

Makan selalu dengan tangan tanpa sendok
Janganlah anda makan selalu dengan tangan tanpa sendok, kelak barakibat kehidupan anda menderita, bila ia seorang wanita akan menderita kanker rahim.

Makan didepan pintu
Janganlah anda makan didepan pintu, kelak akan berakibat sulit mendapat jodoh.

Makan telur ikan terlalu banyak
Janganlah makan terlalu banyak telur ikan khususnya untuk anak kecil, karena kelak akan berakibat terjangkit penyakit cacar yang membuat muka bopeng.

Mengeluarkan suara ketika makan
Janganlah anda mengeluarkan suara ketika sedang makan, karena akan berakibat menjadi bahan gunjingan orang lain, atau menjadi pengundang binatang buas.

Makan buah pisang (jantung)
Janganlah makan buah pisang (jantungnya) khususnya anak kecil, karena kelak akan berakibat sianak akan bodoh, dungu, dan bloon.

Makan masakan kaki ayam
Janganlah makan masakan kaki ayam khususnya anak kecil, karena kelak tulisannya akan jelek seperti cakar ayam.

Makan pisang yang berada di posisi pinggir (dalam satu sisir pisang)
Janganlah anda memakan pisang yang berada disisi pinggiran pada sisiran pisang, karena akan mendapat sikap selalu disisikan dalam setiap pergaulan.

Makan sirih bagi wanita muda
Jika anda adalah wanita janganlah anda bersirih (makan sirih), karena kelak akan berakibat saat hari pernikahan kelak akan mengalami haid/menstruasi.

Menjual cuka asam pada malam hari
Janganlah anda menjual cuka asam pada malam hari, karena akan berakibat pelanggan anda akan berkurang, dan selalu betengkar dengan tetangga.

Menjual silet dan jarum pada malam hari
Janganlah anda menjual silet dan jarum pada malam hari, karena akan berakibat toko, usaha anda akan bangkrut.

Menjual garam pada malam hari
Janganlah anda menjual garam pada malam hari, karena akan membawa kebangkrutan pada toko, warung, usaha anda.

Menyalakan rokok bersumber api (yang sedang membuat senjata tajam)
Jangan menyalakan rokok bersumber api dari bara besi yang sedang membuat senjata tajam, karena setelah jadi senjata tajam ia akan segera memakan korban jiwa.

Memakai payung dalam rumah
Janganlah memakai payung dalam rumah karena akan selalu kesukaran dalam hidup.

Malas menghadiri undangan perkimpoian
Janganlah sering tak menghadiri undangan perkimpoian karena akan membuat anda sulit jodoh.

Makan sebelum orang tua makan
Janganlah mendahului makan sebelum orang tua makan, karena akan menjadikan sulit untuk mendapat rezeki

Memotong rambut malam hari di rumah
Janganlah suka memotong rambut dimalam hari di rumah, karena berakitbat anda akan didatangi makhluk halus jahat dalam mimpi.

Tidur disore hari menjelang magrib
Janganlah anda tidur disore hari menjelang magrib, karena kelak anda akan menjadi orang tak bermalu (gila).

Tidur terlentang dengan tangan dikepala
Janganlah anda tidur terlentang dengan tangan menindih kening kepala anda, karena secara tidak langsung akan menyumpahi orang tua anda untuk pergi untuk selama-lamanya.

Wanita muda makan masakan tunggir ayam
Jika anda seorang wanita muda/belum bersuami hendaknya jangan memakan tunggir ayam, karena kelak anda akan mendapatkan suami yang tidak setia dan selalu makan hati.

Membersihkan telinga dimalam hari
Janganlah anda membersihkan telinga dimalam hari, karena akan membawa anda kedalam kesulitan rezeki.

Membuang puntung rokok yang masih panjang
Jangan membuang puntung rokok yang masih panjang, karena akan menjadikan ada akan kesulitan rezeki.

Mandi dipantai dengan pakaian warna merah atau hijau tua
Janganlah sering, selalu memakai pakaian warna merah atau hijau dipantai karena suatu saat kelak akan dijadikan mempelai wanita atau pria oleh makhluk halus.

Para gadis atau perjaka biasa membeli barang bekas
Jika ada gadis atau perjaka biasa membeli barang bekas kelak suatu saat akan menikah dengan janda atau duda.

Jangan anda tidur dengan posisi kepala ada di sebelah utara dan kaki di sebelah selatan, karena anda akan cepat meninggal (posisi mayat yang dikubur).


Pamali atau Pantangan Versi bahasa Inggris

Kamis, 04 Maret 2010

Perihal Dua Ruh Yang Diseksa Di Neraka


Allah tidak memerlukan amal hamba-Nya. Dia memerintah hamba-Nya untuk beramal, tak lain agar ia mengakui bahawa dirinya lemah (i'tiraf) dan selalu memerlukan pertolongan. Pengakuan macam ini sangat penting. Diceritakan bahawa ada dua ruh disiksa di neraka. Allah kemudian memerintahkan agar keduanya dikeluarkan. Setelah keluar, Allah bertanya kepada mereka, "Apakah yang menyebabkan kalian masuk neraka?"

    "Nafsu kami," jawab mereka. "Bukankah telah Kularang kalian bermaksiat kepada-Ku? Bukankah Aku telah mengutus rasul-rasulKu dengan bukti-bukti nyata? Dan bukankah telah-Ku katakan melalui lisan para ulama bahawa sesiapa yang taat akan memperoleh syurga, istana, wildan dan bidadari, sedang orang yang bermaksiat akan tinggal di neraka bersama Qarun, Firaun dan Haman?" "Benar, tetapi kami tidak taat dan selalu bermaksiat kepada-Mu."

    "Kembalilah kalian ke neraka, dan rasakanlah siksa-Ku," perintah Allah. Ruh yang satu bergegas kembali, namun ruh yang lain berjalan dengan enggan sambil sesekali menoleh ke belakang. "Mengapa kamu berjalan cepat-cepat?" tanya Allah kepada ruh yang pertama.

    "Ya Tuhan, dahulu aku selalu membangkang perintah-Mu, sekarang sudah seharusnya aku taat kepada-Mu." "Dan kamu, mengapa kamu tidak segera kembali ke neraka?" tanya Allah kepada ruh kedua. "Aku sangat mengharap ampunan-Mu, kerana mustahil Kamu akan mengembalikan kami ke neraka setelah membebaskan kami darinya."

    "Masuklah kalian berdua ke dalam syurga. Masuklah, kerana kamu telah mentaati perintah-Ku. Dan masuklah, kerana kamu percaya pada rahmat dan kemurahan-Ku."

Rabu, 03 Maret 2010

Pencuri Dan Abid (orang yang kuat ibadat)Pencuri Dan Abid (orang yang kuat ibadat)

Di zaman Nabi Musa a.s. ada seorang hamba Allah yang kerjanya mencuri. Sudah 40 tahun dia mencuri. Suatu hari, dia terlihat Nabi Musa a.s. sedang berjalan. Terlintas di hatinya untuk berjalan bersama Nabi Musa a.s. Katanya; “ Kalau aku dapat berjalan bersama Nabi Musa, mudah-mudahan ada juga berkatnya untuk aku.”

    Tetapi setelah difikirkannya semula, dia tidak jadi melangsungkan niatnya itu. Dia berkata, “Aku ini pencuri. Manalah layak pencuri macam aku ini berjalan bersama seorang nabi.” Sejurus kemudian, dia terlihat pula seorang abid berlari-lari anak mengejar Nabi Musa a.s. dari belakang. Si abid ini telah beribadah secara istiqamah selama 40 tahun dan dikenali orang. Si pencuri itu berkata di dalam hatinya, “Baik aku berjalan bersama si abid ini. Moga-moga ada juga baiknya untuk aku.”

    Lantas si pencuri menghampiri si abid dan meminta kebenaran untuk berjalan bersamanya. Apabila ternampak sahaja si pencuri, si abid terkejut dan terus merasa takut. Dia berkata di dalam hatinya, “Celaka aku! Kalau si pencuri ini berjalan bersama aku, takut-takut nanti rosak segala kebaikan dan amalanku.”

    Si abid terus berlari laju supaya si pencuri tidak dapat ikut. Si pencuri tadi terus mengikut si abid kerana hendak berjalan bersamanya. Akhirnya kedua-dua mereka sampai serentak kepada Nabi Musa a.s.

    Nabi Musa a.s. terus berpaling dan bersabda kepada mereka berdua, “ Aku baru sahaja mendapat wahyu dari Allah Taala supaya memberitahu kamu berdua bahawa segala amalan baik dan buruk kamu telah dimansuhkan oleh Allah.” Maka terkejutlah si abid dan si pencuri tadi. Berbahagialah si pencuri kerana segala dosanya mencuri selama 40 tahun telah diampunkan oleh Allah. Celaka dan dukacitalah si abid kerana segala amalan dan ibadahnya selama 40 tahun telah ditolak dan tidak diterima oleh Allah.

    Rupa-rupanya si pencuri itu, walaupun kerjanya mencuri, dia tidak suka akan perbuatannya itu. Dia miskin dan tanggungannya banyak. Masyarakat ketika itu sudah rosak dan orang kaya enggan membantu fakir miskin. Dia mencuri kerana terpaksa. Oleh itu, setiap kali dia mencuri, dia amat merasa bersalah dan berdosa. Jiwanya terseksa dan menderita. Selama 40 tahun dia menanggung rasa berdosa itu dan selama itu juga jiwanya parah menanggung derita. Selama 40 tahun hatinya merintih meminta belas kasihan, keampunan dan mengharapkan kasih sayang Tuhan.

    Si abid pula, amat yakin ibadahnya mampu menyelamatkannya. Dia yakin ibadahnya akan dapat membeli Syurga. Setiap kali dia beribadah, dia rasa dirinya bertambah baik. Setiap kali dia beribadah, dia rasa dirinya bertambah mulia. Selama 40 tahun si abid ini mendidik hatinya supaya merasa lebih baik dan lebih mulia setiap kali dia membuat ibadah. Hingga dia rasa tidak layak bergaul, inikan pula berjalan bersama orang yang hina dan berdosa. Dia rasa dia hanya layak berjalan bersama para Nabi.

    Maha Suci Allah yang mengetahui segala isi hati manusia. Yang tidak melihat akan amalan-amalan lahir tetapi apa yang ada di dalam hati. Yang menilai hamba-Nya mengikut apa yang termampu oleh hamba-Nya dan tidak lebih dari itu. Yang menguji manusia dengan kesusahan dan nikmat untuk mengetahui siapa di kalangan hamba-hamba-Nya yang benar-benar berjiwa hamba dan merasa bahawa Allah itu Tuhannya.

Pemimpin Yang Tulen


Ramai orang dewasa ini berebut-rebut hendak menjadi pemimpin atau ketua. Bagi mereka yang menyedari tentang besarnya risiko memegang jawatan sebagai ketua sudah tentu keberatan menerima jawatan tersebut. Saiyidina Abu Bakar sendiri semasa hendak meninggal dunia, mengeluh dan kesal kerana dilantik sebagai ketua (khalifah).

    Begitu juga dengan Saiyidina Umar yang dilantik sebagai khalifah selepas kematian Saiyidina Abu Bakar. Saiyidina Umar sangat mengambil berat tentang kebajikan rakyatnya. Pada suatu malam sedang dia meronda di sekeliling kota dan kampung untuk melihat hal rakyatnya, dia terdengar tangisan kanak-kanak. Saiyidina Umar menghampiri pondok buruk tempat tinggalnya kanak-kanak itu.

    Dia mendengar ibunya menjerang sesuatu. Kanak-kanak tadi senyap seketika apabila melihat ibunya sedang memasak. Namun masakannya tidak siap-siap sehinggalah anaknya tertidur dalam kelaparan. Melihat keadaan yang menyayat hati itu, Saidinia Umar memberi salam dan meminta izin untuk masuk. Wanita itu tidak sedar bahawa tetamu itu ialah Saiyidina Umar. Saiyidina Umar bertanya tentang hal kehidupan wanita itu. Wanita itu mengadu yang dia dan anaknya sudah berhari-hari tidak makan. Apabila anaknya menangis hendakkan makanan, dia pura-pura memasak dengan memasukkan beberapa ketul batu ke dalam periuk. Melihat keadaan itu, anaknya diam sebentar kerana menyangka ibunya memasak sesuatu.

    Wanita itu mengadu dan mengutuk Khalifah Saiyidina Umar kerana tidak bertanggungjawab terhadap rakyatnya. Mendengar kutukan wanita itu, Saiyidina Umar terdiam sejenak. Sebentar kemudian, dia memohon diri meninggalkan keluarga wanita itu. Dalam kegelapan malam, Saiyidina Umar terus menuju ke Baitul Mal lalu mengambil sendiri beberapa pundi gandum untuk dihantar ke rumah wanita itu.

    Sebaik sampai di rumah wanita itu, Saiyidina Umar memberi salam dan masuk ke rumahnya buat kali kedua. Dia mengambil gandum dari pundi lalu terus memasakkan untuk wanita dan anaknya. Wanita itu masih tidak sedar bahawa orang yang datang membawa gandum dan memasak itu ialah khalifah sendiri. Setelah siap, Saiyidina Umar sendiri menghidangkan makanan untuk wanita dan anaknya.

    Melihat mereka gembira mengadap makanan, Saiyidina Umar berasa amat senang hati dan beredar dari situ. "Kalaulah Saiyidina Umar buat begini, alangkah baiknya....", kata wanita itu tanpa menyedari orang yang berada di hadapannya ialah Saiyidina Umar sendiri. 


Moral & Iktibar

  1. Tanggungjawab sebagai pemimpin amat berat. Mengikut Nabi Muhammad s.a.w. Setiap kita adalah gembala dan akan ditanya tentang haiwan gembalaannya. Ini bermaksud kita akan dipersoalkan tentang orang di bawah jagaan/tanggungan kita.
  2. Pemimpin yang benar-benar bertanggungjawab terhadap rakyat sentiasa memastikan kebajikan mereka dijaga dengan baik.
  3. Pemimpin tulen ialah mereka yang sentiasa mengutamakan kebajikan rakyat terutama yang msikin lebih daripada kepentingan sendiri.
  4. Amalan yang ikhlas tanpa mengharapkan pujian makhluk adalah satu amalan yang terpuji.
  5. Setiap pemimpin (raja, menteri, atau wakil rakyat) sepatutnya sanggup turun padang setiap ketika untuk melihat sendiri kehidupan rakyat dan hulurkan bantuan kepada mereka yang miskin dan memerlukan dengan ikhlas kerana Allah, bukan mengharapkan pujian dan sanjungan.
  6. Kegagalan seseorang pemimpin mentadbir negara dengan adil dan saksama akan menyebabkan dirinya jauh dari syurga dan hampir dengan neraka.
  7. Walau setinggi manapun pangkat dan darjat kita tidak akan dinilai Allah. Apa yang diambil kira ialah amalan yang diikhlaskan untuk Allah.
  8. Untuk keselamatan dunia dan akhirat hendaklah kita mencontohi pekerti Nabi Muhammad dan sahabat-sahabat Baginda.
  9. Pemimpin yang baik ialah mereka yang sanggup mendengar kritikan rakyat jelata serta mengambil tindakan segera untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. 

Pemerintah Yang Bertanggung jawab



Siapakah antara kaum muslimin yang tidak mengagumi keadilan dan mendalamnya rasa prikemanusiaan Khalifah Umar Ibnu Khattab. Dialah pemerintah yang teragung yang pernah memerintah sebahagian dari bumi Allah s.w.t. yang terentang dari Mesir hingga keperbatasan negeri India.

    Suatu riwayat menyebutkan ketika baginda berjalan memasuki pasar untuk melihat keadaan umat baginda, lalu beliau bertembung dengan seorang tua yang telah bongkok, jalan bertongkat dan sangat susah untuk mengatur langkah. Orang tua itu menadahkan tangannya sambil meminta sedekah. Melihat keadaan ini Khalifah Umar r.a. pun bertanya: "Mengapa sampai begini keadaanmu wahai orang tua?" Maka jawab orang tua itu: "Saya mengumpulkan wang buat bayar jizyah, tuan." Dari ucapan itu tahulah Umar dia bukanlah beragama Islam tetapi seorang ahli kitab.

    "Tidak, mulai hari ini engkau mestilah berhenti dari meminta-minta." Kata Umar r.a. Lalu baginda menoleh kepada pengiringnya seraya berkata: "Hari mudanya telah digunakan segala tenaga untuk memikul tanggungjawab, setelah tua kita biarkan sahaja, ini tidak adil. Mulai hari ini potong namanya dari senarai orang yang wajib membayar jizyah dan masukkan namanya dalam daftar orang tua yang berhak menerima bantuan dari Baitul Mal setiap bulan." Demikian satu contoh dari pemerintah yang agung menjadi kekaguman hingga ke hari ini.

Panasnya Api Neraka

  

Dari sebuah hadis ada diceritakan ALLAH s.w.t. telah menghantar malaikat Jibril bertemu malaikat Malik untuk mengambil api darinya bagi kegunaan Adam untuk memasak. Malaikat Malik pun bertanya "Wahai Jibril! berapa banyakkah yang kamu mahu?" Sebesar buah tamar, jawab Jibril. Kata Malik, "Tahukah kamu, kalau aku berikan api neraka sebesar yang kamu mahu pasti akan hancur lebur 7 petala langit dan bumi kerana kepanasannya. "Kalau begitu separuh buah tamar, kata Jibril. Jawab Malik, "Kalau separuh darinya nescaya langit tidak dapat menurunkan hujan walaupun setitik ke bumi dan segala tanaman akan musnah."

    Malaikat Jibril lalu memohon pertolongan dari ALLAH untuk mengetahui jumlah yang betul. ALLAH lalu berfirman, "Ambillah sebesar biji sawi." Pergilah Jibril mendapatkan api itu kemudiannya api itu dibasuh dahulu dengan 70 buah sungai di syurga. Setelah itu ianya dibawa kepada Adam dan diletakkan di atas puncak gunung yang tinggi. Tiba-tiba cairlah gunung itu dan tinggallah hanya sedikit maka api itulah yang digunakan hingga sekarang.

    Kesimpulannya, api neraka beribu-ribu kali lebih panas dari api di dunia. Nauzubillahiminzalik.

Orang Pertama Yang Dihukum Di Akhirat

  

Rasulullah s.a.w. bersabda: "Pada hari kiamat Allah akan menghukum semua makhluk dan semua makhluk tertekuk lutut. Pada hari itu orang yang pertama sekali akan dipanggil ialah orang yang mengerti Al-Quran, kedua orang yang mati fisabilillah dan ketiga ialah orang kaya.

    Allah akan bertanya kepada orang yang mengerti Al-Quran: "Bukankah Aku telah mengajar kepadamu apa yang Aku turunkan kepada utusan-Ku?. Orang itu menjawab: "Benar Ya Tuhanku. Aku telah mempelajarinya di waktu malam dan mengerjakannya di waktu siang." Allah berfirman: "Dusta! Kamu hanya mahu digelar sebagai Qari dan Qariah, malaikat juga berkata demikian." Datang orang kedua, lalu Allah bertanya: "Kenapa kamu terbunuh?." Jawab orang itu: "Aku telah berperang untuk menegakkan agama-Mu." Allah berfirman: "Dusta! Kamu hanya ingin disebut pahlawan yang gagah berani dan kamu telah mendapat gelaran tersebut, malaikat juga berkata demikian."

    Kemudian datang orang ketika pula: "Apa kamu buat terhadap harta yang Aku berikan kepadamu?." Jawab orang itu: "Aku gunakan untuk membantu kaum keluargaku dan juga untuk bersedekah." Lantas Allah berfirman: "Dusta! Kamu hanya ingin disebut dermawan dan kamu telah dikenali, malaikat juga berkata demikian." Sabda Rasulullah s.a.w. lagi: "Ketiga-tiga orang inilah yang pertama-tama akan dibakar dalam api neraka."

Selasa, 02 Maret 2010

Nabi Isa a.s. Dengan Si Rakus

  

Dahulu ada seorang lelaki yang datang kepada nabi Isa a.s., ia ingin sekali bersahabat dengan beliau, kerana itu ia berkata : .... "Aku ingin sekali bersahabat denganmu kemana saja engkau pergi." Jawab Isa a.s.: "Baiklah kalau demikian."

    Pada suatu hari berjalanlah keduanya di tepi sungai dan makanlah berdua tiga potong roti, Nabi Isa a.s. satu potong dan satu potong untuk orang itu, sisa satu potong. Kemudian ketika Nabi Isa a.s. pergi minum ke sungai, dan kembai roti yang sepotong itu tidak ada, lalu beliau bertanya kepada sahabatnya: "Siapakah yang telah mengabil sepotong roti ?" Jawab sahabat itu: "Aku tidak tahu."

    Maka berjalanlah keduanya, tiba-tiba melihat rusa dengan kedua anaknya, maka dipanggillah salah satu dari anak rusa itu lalu disembelihnya dan dibakar. Kemudian dimakan berdua, lalu Nabi Isa a.s. menyuruh anak rusa yang telah dimakan itu supaya hidup kembali maka hiduplah ia dengan izin Allah, kemudian Nabi Isa a.s. bertanya: Demi Allah, yang memperlihatkan kepadamu bukti kekuasaan-Nya itu siapakah yang mengambil sepotong roti itu ?" Jawab sahabatnya: "Aku tidak tahu."

    Kemudian keduanya meneruskan perjalanan hingga sampai ke tepi sungai, lalu Nabi Isa a.s. memegang tangan sahabatnya itu dan mengajaknya berjalan hingga sampai ke seberang, lalu ditanyalah sahabatnya itu sekali lagi: "Demi Allah, yang memperlihatkan kepadamu bukti ini, siapakah yang mengambil sepotong roti itu ?" Sahabat itu menjawab: "Aku tidak tahu."

    Kemudian berjalanlah keduanya ketika berada di hutan dan keduanya sedang duduk-duduk, Nabi Isa a.s. mengambil tanah dan kerikil/anak batu, lalu diperintahkan: "Jadilah emas dengan izin Allah." Maka dengan tiba-tiba tanah dan kerikil itu berubah menjadi emas, lalu dibagi menjadi tiga bahagian, kemudian beliau berkata: "Untukku sepertiga, dan kamu sepertiga, sedang sepertiga ini untuk orang yang mengambil roti." Serentak sahabat itu menjawab: "Akulah yang mengambil roti itu."

    Nabi Isa a.s. berkata: "Maka ambillah semua bahagian ini untukmu." Lalu keduanya berpisah. Kemudian orang itu didatangi oleh dua orang yang akan merampok harta itu dan membunuhnya lalu orang itu (sahabat Isa a.s.) berkata: "Lebih baik kita bagi tiga saja." Ketiga orang itu menjadi setuju, lalu menyuruh salah seorang pergi ke pasar berbelanja makanan, maka timbul perasaan orang yang berbelanja itu, dan berkata dalam hatinya: "Untuk apa kita membagi wang/harta, lebih baik makanan ini saya bubuh racun saja biar keduanya mati, dan ambil semua harta itu."

    Lalu diberinya racun makanan itu. Sementara orang yang tinggal itu berkata: "Untuk apa kita membagi harta ini, lebih baik jika ia datang, kita bunuh saja, lalu harta itu kita bagi dua." Maka ketika datang orang yang berbelanja itu, segera dibunuh oleh keduanya, lalu hartanya dibagi menjadi dua, kemudian keduanya makan dari makanan yang telah diberi racun itu, maka matilah keduanya, dan tinggallah harta itu di hutan, sedang mereka mati di sekitar harta itu.

    Kemudian ketika Nabi Isa a.s. berjalan di hutan dan menemukan (melihat) hal itu, maka iapun berkata kepada sahabat-sahabatnya: "Inilah contohnya dunia, maka berhati-hatilah kamu kepadanya."

Nabi Idris a.s. Menikam Mata Iblis

  

Dalam sebuah kitab diterangkan bahawa pada suatu hari sedang Nabi Idris a.s. duduk menjahit bajunya, maka dengan tiba-tiba berdiri di hadapan pintu rumah Nabi Idris seorang lelaki yang tidak dikenali dan ditangannya terdapat sebiji telur. Lalu ia berkata: "Wahai Nabi Idris! Bolehkah Tuhan kamu memasukkan dunia ini ke dalam telur yang sedang aku pegang?" Apabila Nabi Idris mendengar kata-kata lelaki itu, tahulah ia bahawa yang berbicara dengannya itu adalah iblis.

    Lalu Nabi Idris berkata kepadanya: "Datanglah dekat aku dan tanyalah apa yang hendak kamu ketahui." Setelah iblis menghampirinya maka Nabi Idris pun berkata: "Tuhanku boleh memasukkan dunia ini ke dalam apa saja, jangankan dalam telur yang kamu pengang itu, bahkan ia dapat memasukkan dunia ini ke dalam lubang jarum yang aku pegang."

    Setelah menjawab soalan yang dikemukakan oleh iblis itu, Nabi Idris dengan pantas mencucuk mata iblis dengan jarum yang ada di tangannya. Alangkah terperanjatnya iblis dengan tindakan yang tidak diduga sama sekali. Lalu iblis pun lari meninggalkan Nabi Idris yang telah membutakan sebelah matanya. Iblis itu buta sebelah matanya sehingga tiba saat kebangkitan junjungan besar kita Nabi Muhammad s.a.w.

Nabi Ibrahim a.s. Dengan Orang Majusi

  

Pernah suatu hari Nabi Ibrahim a.s. menolak seorang tamu yang berkunjung ke rumahnya. Nabi Ibrahim berkata "Aku tidak menerima tamu seperti engkau selagi engkau tidak meninggalkan agamamu dan ajaran orang-orang Majusi". Orang Majusi itu meninggalkan rumah Nabi Ibrahim dengan perasaan dukacita sekali.

    Sikap Nabi Ibrahim a.s. tidak disenangi Allah sehingga turunlah wahyu yang bermaksud "Apa kerugianmu jika engkau menerima tamu itu, walaupun dia mengingkari dan mengkafiri-Ku. Allah akan menggantikan makanan dan minuman yang engkau berikan kepadanya selama 70 tahun."

    Setelah menerima wahyu tersebut Nabi Ibrahim sungguh menyesal di atas tindakannya dan keesokan harinya Nabi Ibrahim a.s. pergi mencari orang Majusi itu dan mempelawanya supaya sudi datang ke rumahnya sekali lagi. Kata orang Majusi itu "Pelik sungguh, semalam engkau mengusirku, tetapi hari ini engkau mengajak aku pergi ke rumahmu". Nabi Ibrahim menceritakan tentang wahyu yang diterimanya setelah menghalau orang Majusi itu.

    Orang Majusi itu berkata "Sungguh baik Tuhanmu memperlakukan aku sebegini, walaupun aku ini orang kafir". Orang Majusi itu berkata lagi "Hulurlah tanganmu, (sambil berjabat tangan) aku bersaksi bahawa tiada Tuhan yang lain melainkan Allah dan engakau adalah pesuruh Allah". Semenjak dari itu orang Majusi itu mengikuti ajaran Nabi Ibrahim a.s.

Nabi Danial a.s. Dengan Singa


Suatu saat, Raja Bukhatnezar datang ke Baitul Maqdis dari negeri Syam. Dia membunuh orang-orang Bani Israil dan merebut secara paksa kota Baitul Maqdis serta menawan ramai orang dari mereka. Di antara mereka yang ditawan adalah Nabi Danial a.s.

    Sebelumnya, Raja ini didatangi oleh para ahli nujum (peramal) dan orang-orang cendekiawan saat itu. Mereka semua mengatakan, 'pada malam ini dan ini akan dilahirkan seorang bayi yang nantinya akan menghinakan dan menghancurkan kerajaanmu.' Maka Raja itu berjanji dan bersumpah, 'Demi Allah, tak ada seorang bayi pun yang lahir pada malam itu kecuali akan aku bunuh,' Di antara bayi-bayi yang lahir saat itu, hanya bayi Danial saja yang tidak dibunuh, tetapi dibuang ke hutan yang terdapat singa di dalamnya. Bayi Danial hanya sempat dijilat-jilat oleh seekor singa beserta anaknya dan tidak menyakitinya, sampai akhirnya datanglah ibunya. Saat dua binatang itu menjilatinya, maka Allah s.w.t. menyelamatkannya. Para cendekiawan daerah itu mengatakan, bahawa akhirnya Danial mengukir gambar dia beserta dua singa itu yang sedang menjilatinya, di atas batu cincinnya agar senantiasa tidak lupa akan nikmat Allah s.w.t. itu. (HR. Ibnu Abid-Dunya dengan sanad hasan).


Dalam redaksi riwayat lain disebutkan:

    Ada seorang Nabi pada masa Bani Israil, jauh setelah Nabi Musa a.s. meninggal dunia, namanya Danial a.s. Dia didustakan oleh kaumnya. Bahkan akhirnya dia diciduk oleh raja yang berkuasa saat itu dan dilemparkan ke kandang seekor singa yang sudah dilaparkan.

    Setelah Allah s.w.t. melihat, betapa besar perasaan tawakkalnya, juga kesabarannya, hanya kerana mengharap keridhaanNya, maka Allah mencegah mulut-mulut singa itu untuk memakannya. Bahkan sampai Danial berdiri di atas kedua kakinya di hadapan singa yang sudah tunduk dan tidak lagi membahayakan. Kemudian Allah mengirim Irmiya dari Syam sehingga Danial dapat keluar dari masalah ini dan menumpas orang yang ingin membinasakannya'.

    Dari Abdullah bin Abil Hudail, dia berkata: "Bukhtanashar telah melatih dua singa untuk berburu dan meletakkannya di dalam kandang. Kemudian dia menggiring Danial dan melemparkannya pada binatang tersebut. Tetapi singa itu tidak mengganggunya sama sekali. Danial pun, dengan izin Allah, untuk beberapa lama tinggal di dalam kandang. Tiba-tiba -suatu saat- dia ingin makan dan minum seperti lazimnya orang-orang. Maka Allah s.w.t. memerintahkan melalui wahyu kepada Irmiya yang saat itu berada di Syam, untuk menyediakan makanan dan minuman Danial. Maka dia berakta: "Ya Rabbi, aku sekarang berada di tanah suci (Baitul Maqdis), sementara Danial berada di kota Babilon di tanah Iraq." Lalu Allah mewahyukan lagi kepadanya: "Siapkanlah apa yang telah Aku perintahkan kepadamu. Aku akan kirim utusan yang akan membawamu ke sana beserta apa yang kau persiapkan." Akhirnya Irmiya melaksanakan perintah tersebut dan Allah mengirim utusan yang membawanya serta makanan yang dipersiapkannya. Sesampainya di depan gerbang kandang singa;

Danial berkata: "Siapa ini?"
Irmiya: "Aku Irmiya."
Danial: "Kenapa kau datang ke mari?"
Irmiya: "Aku diutus oleh Tuhanmu untuk menemuimu."
Danial: "Apakah Dia menyebut namaku?"
Irmiya: "Ya."

Danial: "Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang tidak melupakan orang yang mengingatNya. Segala puji bagi Allah yang kalau ada orang bertawakkal padaNya, maka Dia akan berikan kecukupan padanya. Segala puji bagi Allah yang kalau ada orang yang percaya kepadaNya, tidak akan Dia pasrahkan urusannya pada yang lain. Segala puji bagi Allah yang memberikan keselamatan atas kesabaran. Segala puji bagi Allah yang telah menyingkap kesulitan kita setelah ditimpa musibah. Segala puji bagi Allah, Dialah tempat kepercayaan kami, ketika kami berprasangka buruk atas amalan-amalan kami. Segala puji bagi Allah, Dia tempat harapan kami, ketika semua cara tertutup di hadapan kami."

Musuh Dalam Selimut

  


Saiyidina Othman bin Affan diangkat menjadi Khalifah selepas Saiyidina Umar bin Khatab dibunuh oleh musuh dalam selimut dari golongan kaum munafik. Ketika itu keadaan masih lagi dilanda pergolakan dan keresahan. Dengan ketegasan sikap dan kebijaksanaan Saiyidina Othman suasana pemerintahan dapat dikendalikan secara aman oleh Khalifah yang berjiwa lembut itu. Ramai penganut agama lain datang berduyun-duyun masuk Islam. Salah seorang daripadanya adalah seorang pemuda Yahudi dari Yaman yang bernama Abdullah bin Saba'.

    Namun ternyata Abdullah bin Saba' mempunyai tujuan lain disebalik memeluk Islam. Ia mengharapkan Khalifah selaku penguasa negara akan memberikan kehormatan kepadanya. Maka berangkatlah Abdullah bin Saba' ke Madinah. Ia meminta izin mengadap Khalifah. Setelah diperkenankan ia menyampaikan keinginannya agar diberi kedudukan tinggi di salah satu jabatan terpinting dalam bidang apa saja. Tetapi Saiyidina Othman menolak dan berkata "Aku hanya seorang pelayan umat. Aku diangkat menjadi Khalifah bukanlah atas keinginanku bahkan atas kesepakatan para sahabat yang lain."

    Saiyidina Othman berkata lagi "Tidakkah tuan tahu bahawa jawatan bukanlah satu kehormatan tetapi merupakan satu amanah." sambung Khalifah lagi "Apakah tuan sudah sanggup memikul amanah itu sedangkan tuan baru sahaja memeluk Islam dan lebih daripada itu tidak layak sesuatu kedudukan diminta atau diminati, kerana Allah jualah yang memberi atau mencabut kedudukan seseorang."

    Abdullah bin Saba' keluar dengan perasaan gelap. Ia telah bersusah memeluk Islam dan kemudian menempuh perjalanan yang jauh dengan harapan untuk memperolehi sanjungan dan mendapat jawatan tinggi, tetapi ternyata hanya memperolehi nasihat dan teguran. Semenjak dari itu Abdullah bin Saba' menyimpan dendam kepada Khalifah, umat Islam dan agama Islam. Ia bertekad untuk membinasakan umat Islam dan mengacaukan ajarannya.

    Maka Abdullah bin Saba' berkeliling kemana-mana dan berbisik-bisik sambil menabur fitnah kepada orang ramai dengan berkata bahawa pewaris dan Khalifah yang sah adalah Saiyidina Ali bin Abi Thalib. Sebahagian daripada mesyarakat telah terpengaruh dengan hasutan tersebut sehingga mereka menubuhkan kumpulan yang dipanggil Syiah Saba'iyah yakni kaum Syiah sekarang.

Bagitu busuknya fitnah yang disebarkan oleh Abdullah bin Saba' sehingga ia berani berkata "Sesungguhnya yang menjadi Nabi pilihan Allah adalah Ali bin Abi Thalib. Hanya kebetulan pada ketika itu malaikat Jibrail sedang mengantuk sehingga wahyu Allah diberikan kepada Muhammad iaitu orang yang tidak berhak."

    Mendengar khabar beracun seperti itu Saiyidina Ali bin Abi Thalib sangat marah dan tatkala beliau diangkat menjadi Khalifah keempat menggantikan Khalifah Saiyidina Othman bin Affan atas perintahnya Abdullah bin Saba' diusir dari Madinah.

Minggu, 28 Februari 2010

Kisah Uqa'il Dengan Rasulullah s.a.w.

Pada suatu hari Uqa'il bin Abi Thalib telah pergi bersama-sama dengan Nabi Muhammad s.a.w. Pada waktu itu Uqa'il telah melihat peristiwa ajaib yang menjadikan hatinya bertambah kuat di dalam Islam dengan sebab tiga perkara tersebut. Peristiwa pertama adalah, bahawa Rasulullah s.a.w. akan mendatangi hajat yakni mebuang air besar dan di hadapannya terdapat beberapa batang pohon. Maka baginda s.a.w. berkata kepada Uqa'il, "Hai Uqa'il teruslah engkau berjalan sampai ke pohon itu, dan katalah kepadanya, bahawa sesungguhnya Rasulullah berkata; Agar kamu semua datang kepadanya untuk menjadi aling-aling atau penutup baginya, kerana sesungguhnya baginda akan mengambil air wuduk dan buang air besar."

    Uqa'il pun keluar dan pergi mendapatkan pohon-pohon itu dan sebelum dia menyelesaikan tugas itu ternyata pohon-pohon sudah tumbang dari akarnya serta sudah mengelilingi di sekitar baginda s.a.w. Peristiwa kedua adalah, bahawa Uqa'il berasa haus dan setelah mencari air ke mana pun jua namun tidak ditemui. Maka baginda s.a.w. berkata kepada Uqa'il bin Abi Thalib, "Hai Uqa'il, dakilah gunung itu, dan sampaikanlah salamku kepadanya serta katakan, "Jika padamu ada air, berilah aku minum!"

    Uqa'il lalu pergilah mendaki gunung itu dan berkata kepadanya sebagaimana yang telah disabdakan baginda itu. Maka sebelum ia selesai berkata, gunung itu berkata dengan fasihnya, "Katakanlah kepada Rasulullah, bahawa aku sejak Allah S.W.T menurunkan ayat yang bermaksud : ("Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu beserta keluargamu dari (seksa) api neraka yang umpannya(bahan bakar) dari manusia dan batu)." "Aku menangis dari sebab takut kalau aku menjadi batu itu maka tidak ada lagi air padaku."

    Peristiwa yang ketiga ialah, bahawa ketika Uqa'il sedang berjalan dengan Nabi, tiba-tiba ada seekor unta yang meloncat dan lari ke hadapan rasulullah, maka unta itu lalu berkata, "Ya Rasulullah, aku minta perlindungan darimu." Unta masih belum selesai mengadukan halnya, tiba-tiba datanglah dari belakang seorang Arab kampung dengan membawa pedang terhunus.Melihat orang Arab kampung dengan membawa pedang terhunus, Nabi Muhammad s.a.w. berkata, "Hendak mengapakah kamu terhadap unta itu ?"

    Jawab orang kampung itu, "Wahai Rasulullah, aku telah membelinya dengan harga yang mahal, tetapi dia tidak mahu taat atau tidak mahu jinak, maka akan kupotong saja dan akan ku manfaatkan dagingnya (kuberikan kepada orang-orang yang memerlukan)." Rasulullah s.a.w. bertanya, "Mengapa engkau menderhakai dia ?" Jawab unta itu, "Wahai Rasulullah, sungguh aku tidak menderhakainya dari satu pekerjaan, akan tetapi aku menderhakainya dari sebab perbuatannya yang buruk. Kerana kabilah yang dia termasuk di dalam golongannya, sama-sama tidur meninggalkan solat Isya'. Kalau sekiranya dia mahu berjanji kepada engkau akan mengerjakan solat Isya' itu, maka aku berjanji tidak akan menderhakainya lagi. Sebab aku takut kalau Allah menurunkan seksa-Nya kepada mereka sedang aku berada di antara mereka."

    Akhirnya Nabi Muhammad s.a.w. mengambil perjanjian orang Arab kampung itu, bahawa dia tidak akan meninggalkan solat Isya'. Dan baginda Nabi Muhammad s.a.w. menyerahkan unta itu kepadanya. Dan dia pun kembali kepada keluarganya.

Kisah Tsabit Disuruh Kahwin Kerana Sebiji Apel



Seorang lelaki yang soleh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat Sebuah apel jatuh keluar pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah membuat air liur Tsabit terbit, apalagi di hari yang panas dan tengah kehausan. Maka tanpa berfikir panjang dipungut dan dimakannyalah buah apel yang lazat itu, akan tetapi baru setengahnya di makan dia teringat bahawa buah itu bukan miliknya dan dia belum mendapat izin pemiliknya.

    Maka ia segera pergi kedalam kebun buah-buahan itu hendak menemui pemiliknya agar meninta dihalalkan buah yang telah dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. Maka langsung saja dia berkata, "Aku sudah makan setengah dari buah apel ini. Aku berharap anda menghalalkannya". Orang itu menjawab, "Aku bukan pemilik kebun ini. Aku Khadamnya yang ditugaskan menjaga dan mengurus kebunnya".

    Dengan nada menyesal Tsabit bertanya lagi, "Dimana rumah pemiliknya? Aku akan menemuinya dan minta agar dihalalkan apel yang telah ku makan ini." Pengurus kebun itu memberitahukan, "Apabila engkau ingin pergi kesana maka engkau harus menempuh perjalan sehari semalam".

    Tsabit bin Ibrahim bertekad akan pergi menemui si pemilik kebun itu. Katanya kepada orang tua itu, "Tidak mengapa. Aku akan tetap pergi menemuinya, meskipun rumahnya jauh. Aku telah memakan apel yang tidak halal bagiku kerana tanpa izin pemiliknya. Bukankah Rasulullah s.a.w. sudah memperingatkan kita melalui sabdanya: "Siapa yang tubuhnya tumbuh dari yang haram, maka ia lebih layak menjadi umpan api neraka"

    Tsabit pergi juga ke rumah pemilik kebun itu, dan setiba di sana dia langsung mengetuk pintu. Setelah si pemilik rumah membukakan pintu, Tsabit langsung memberi salam dengan sopan, seraya berkata," Wahai tuan yang pemurah, saya sudah terlanjur makan setengah dari buah apel tuan yang jatuh ke luar kebun tuan. Kerana itu mahukah tuan menghalalkan apa yang sudah ku makan itu?"

    Lelaki tua yang ada dihadapan Tsabit mengamatinya dengan cermat. Lalu dia berkata tiba-tiba, "Tidak, aku tidak boleh menghalalkannya kecuali dengan satu syarat." Tsabit merasa khawatir dengan syarat itu kerana takut ia tidak dapat memenuhinya. Maka segera ia bertanya, "Apa syarat itu tuan?" Orang itu menjawab, "Engkau harus mengawini putriku !"

    Tsabit bin Ibrahim tidak memahami apa maksud dan tujuan lelaki itu, maka dia berkata, "Apakah kerana hanya aku makan setengah buah apelmu yang keluar dari kebunmu, aku harus mengawini putrimu?"

    Tetapi pemilik kebun itu tidak mempedulikan pertanyaan Tsabit. Ia malah menambahkan, katanya, "Sebelum pernikahan dimulai engkau harus tahu dulu kekurangan-kekurangan putriku itu. Dia seorang yang buta, bisu, dan tuli. Lebih dari itu ia juga seorang yang lumpuh!"

    Tsabit amat terkejut dengan keterangan si pemilik kebun. Dia berfikir dalam hatinya, apakah perempuan seperti itu patut dia persunting sebagai isteri gara-gara setengah buah apel yang tidak dihalalkan kepadanya? Kemudian pemilik kebun itu menyatakan lagi, "Selain syarat itu aku tidak boleh menghalalkan apa yang telah kau makan !"

    Namun Tsabit kemudian menjawab dengan mantap, "Aku akan menerima pinangannya dan perkahwinanya. Aku telah bertekad akan mengadakan transaksi dengan Allah Rabbul 'alamin. Untuk itu aku akan memenuhi kewajiban-kewajiban dan hak-hakku kepadanya kerana aku amat berharap Allah selalu meridhaiku dan mudah-mudahan aku dapat meningkatkan kebaikan-kebaikanku di sisi Allah Ta'ala".

    Maka pernikahan pun dilaksanakan. Pemilik kebun itu menghadirkan dua saksi yang akan menyaksikan akad nikah mereka. Sesudah perkahwinan selesai, Tsabit dipersilahkan masuk menemui isterinya. Sewaktu Tsabit hendak masuk kamar pengantin, dia berfikir akan tetap mengucapkan salam walaupun isterinya tuli dan bisu, kerana bukankah malaikat Allah yang berkeliaran dalam rumahnya tentu tidak tuli dan bisu juga. Maka iapun mengucapkan salam, "Assalamu"alaikum..."

    Tak disangka sama sekali wanita yang ada dihadapannya dan kini resmi jadi isterinya itu menjawab salamnya dengan baik. Ketika Tsabit masuk hendak menghampiri wanita itu , dia mengulurkan tangan untuk menyambut tangannya. Sekali lagi Tsabit terkejut kerana wanita yang kini menjadi isterinya itu menyambut uluran tangannya.

    Tsabit sempat terhentak menyaksikan kenyataan ini. "Kata ayahnya dia wanita tuli dan bisu tetapi ternyata dia menyambut salamnya dengan baik. Jika demikian berarti wanita yang ada dihadapanku ini dapat mendengar dan tidak bisu. Ayahnya juga mengatakan bahawa dia buta dan lumpuh tetapi ternyata dia menyambut kedatanganku dengan ramah dan mengulurkan tangan dengan mesra pula", Kata Tsabit dalam hatinya. Tsabit berfikir, mengapa ayahnya menyampaikan berita-berita yang bertentangan dengan yang sebenarnya ?

    Setelah Tsabit duduk di samping isterinya, dia bertanya, "Ayahmu mengatakan kepadaku bahawa engkau buta. Mengapa?" Wanita itu kemudian berkata, "Ayahku benar, kerana aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah". Tsabit bertanya lagi, "Ayahmu juga mengatakan bahawa engkau tuli, mengapa?" Wanita itu menjawab, "Ayahku benar, kerana aku tidak pernah mahu mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat ridha Allah.

    Ayahku juga mengatakan kepadamu bahawa aku bisu dan lumpuh, bukan?" Tanya wanita itu kepada Tsabit yang kini sah menjadi suaminya. Tsabit mengangguk perlahan mengiyakan pertanyaan isterinya. Selanjutnya wanita itu berkata, "aku dikatakan bisu kerana dalam banyak hal aku hanya menggunakan lidahku untuk menyebut asma Allah Ta'ala saja. Aku juga dikatakan lumpuh kerana kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang boleh menimbulkan kegusaran Allah Ta'ala".

    Tsabit amat bahagia mendapatkan isteri yang ternyata amat soleh dan wanita yang memelihara dirinya. Dengan bangga ia berkata tentang isterinya, "Ketika kulihat wajahnya... Subhanallah, dia bagaikan bulan purnama di malam yang gelap".

    Tsabit dan isterinya yang salihah dan cantik itu hidup rukun dan berbahagia. Tidak lama kemudian mereka dikurniakan seorang putra yang ilmunya memancarkan hikmah ke seluruh penjuru dunia, Beliau adalah Al Imam Abu Hanifah An Nu'man bin Tsabit.

Kisah Seekor Ulat Dengan Nabi Daud a.s.

  

Dalam sebuah kitab Imam Al-Ghazali menceritakan pada suatu ketika tatkala Nabi Daud a.s. sedang duduk dalam suraunya sambil membaca kitab az-Zabur, dengan tiba-tiba dia terpandang seekor ulat merah pada debu.

    Lalu Nabi Daud a.s. berkata pada dirinya, "Apa yang dikehendaki Allah dengan ulat ini?"

    Sebaik sahaja Nabi Daud selesai berkata begitu, maka Allah pun mengizinkan ulat merah itu berkata-kata. Lalu ulat merah itu pun mula berkata-kata kepada Nabi Daud a.s. "Wahai Nabi Allah! Allah S.W.T telah mengilhamkan kepadaku untuk membaca 'Subhanallahu walhamdulillahi wala ilaha illallahu wallahu akbar' setiap hari sebanyak 1000 kali dan pada malamnya Allah mengilhamkan kepadaku supaya membaca 'Allahumma solli ala Muhammadin annabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa sohbihi wa sallim' setiap malam sebanyak 1000 kali.

    Setelah ulat merah itu berkata demikian, maka dia pun bertanya kepada Nabi Daud a.s. "Apakah yang dapat kamu katakan kepadaku agar aku dapat faedah darimu?"

    Akhirnya Nabi Daud menyedari akan kesilapannya kerana memandang remeh akan ulat tersebut, dan dia sangat takut kepada Allah S.W.T. maka Nabi Daud a.s. pun bertaubat dan menyerah diri kepada Allah S.W.T.

    Begitulah sikap para Nabi a.s. apabila mereka menyedari kesilapan yang telah dilakukan maka dengan segera mereka akan bertaubat dan menyerah diri kepada Allah S.W.T. Kisah-kisah yang berlaku pada zaman para nabi bukanlah untuk kita ingat sebagai bahan sejarah, tetapi hendaklah kita jadikan sebagai teladan supaya kita tidak memandang rendah kepada apa sahaja makhluk Allah yang berada di bumi yang sama-sama kita tumpangi ini.